Tutorial Lengkap Instalasi Linux Debian 8 CLI untuk Pemula

Tutorial Lengkap Instalasi Linux Debian 8 CLI untuk Pemula

Linux Debian merupakan salah satu sistem operasi open source yang banyak digunakan sebagai server karena stabil, ringan, dan aman. Pada dunia pendidikan khususnya jurusan TJKT/ TKJ, Debian sering digunakan untuk praktik administrasi server seperti web server, DNS server, DHCP server, file server, dan sebagainya.

Pada tutorial ini kita akan belajar cara install Linux Debian 8 versi CLI (Command Line Interface) langkah demi langkah dengan mudah dan cocok untuk pemula.


Apa Itu Debian CLI?

CLI (Command Line Interface) adalah tampilan sistem operasi berbasis teks tanpa GUI (Graphical User Interface). Semua konfigurasi dilakukan melalui terminal atau command line.

Kelebihan Debian CLI:

  • Lebih ringan
  • Cepat
  • Hemat resource
  • Cocok untuk server
  • Mudah dipelajari untuk administrasi jaringan

Persiapan Sebelum Instalasi

Spesifikasi Minimum

Berikut spesifikasi minimum agar Debian 8 dapat berjalan dengan baik:

KomponenMinimal
RAM512 MB
Processor1 GHz
Harddisk10 GB
Flashdisk4 GB

Download Debian 8

Debian 8 termasuk versi lama (Jessie), namun masih banyak digunakan untuk pembelajaran dasar Linux server.

Download ISO Debian 8

Gunakan file:

debian-8.11.0-amd64-netinst.iso

Website resmi Debian:

Debian Official Website


Membuat Bootable Flashdisk

Agar file ISO dapat digunakan untuk instalasi, kita perlu membuat bootable flashdisk.

Software yang Digunakan

Gunakan aplikasi Rufus.

Rufus Official Website

Langkah Membuat Bootable

  1. Colokkan flashdisk
  2. Jalankan Rufus
  3. Pada bagian Device pilih flashdisk
  4. Klik SELECT lalu pilih file ISO Debian
  5. Klik START
  6. Tunggu hingga selesai
https://images.openai.com/static-rsc-4/JMhnOHKr3Dc1a28R1NE7FEjMcvPfgb5bF7w_cZ4SeMzLbjWxSxPZwEPULgeXpV9tC8JRFSk1HB0HWpSVsuPEMbrcACu4baX7-nLGNS02uQx70zk8K_o44X7GEn2wFEJfPOioBYHEHLIGwNGCgGmH1Agk_yNuW5ph-4dm7jG6Vsl14ToE3eYqPTnfDBeqp3UC?purpose=fullsize
https://images.openai.com/static-rsc-4/xj9gRReHvrhPyP-JnsqmcrcZ0GzmF7SCD6clFVtrncSTNjrs_N0gJiuJSx6103f85-qj2TCE28prAyeXt7cOULegOpjk_gxNtnCfjLcaSA5nWlRJuTza5d0OmV-8B9wHwv9HBqNjNi8AfMynDBwExdTUTK2mMzPbrc3tx1zo90qhiZ3OqDRTKF6OAwJBu169?purpose=fullsize


Mengatur Boot Priority BIOS

Sebelum instalasi dimulai, ubah boot priority agar komputer melakukan boot dari flashdisk.

Cara Masuk BIOS

Biasanya menggunakan tombol:

  • F2
  • F10
  • DEL
  • ESC

tergantung jenis laptop atau motherboard.

Ubah Boot Priority

Atur:

USB HDD / Flashdisk

menjadi boot pertama.

Simpan pengaturan lalu restart.


Memulai Instalasi Debian 8 CLI

Saat komputer berhasil boot dari flashdisk, akan muncul menu instalasi Debian.

Pilih:

Install

Karena kita akan menggunakan mode CLI tanpa tampilan desktop.

https://images.openai.com/static-rsc-4/T2N2e6FRPmPzzLP0Srni7Gjj3BuTR6-Ba2-mkKrdFvLhdblM5UUtT7N59kjcv2DgEvdjyFjCHUfrbp9TS7mgPyHbaf0W94OOVnOg8tdzztWmMPc0AHeFVk3pdr3MD1-a9vlCbkRmsopfGbHQ8cKv6GyJS5f80bSslXVk5erAll3k_kgSiwBQkaU6nQktMMe6?purpose=fullsize


Memilih Bahasa

Pilih bahasa installer.

Contoh:

English

Kemudian tekan Enter.


Memilih Negara atau Region

Pilih:

Other → Asia → Indonesia

Konfigurasi Keyboard

Pilih keyboard:

American English

atau sesuaikan dengan keyboard yang digunakan.


Konfigurasi Network

Hostname

Hostname adalah nama komputer/server.

Contoh:

server-debian

Domain Name

Jika tidak memiliki domain, kosongkan saja.


Membuat Password Root

Root adalah administrator tertinggi di Linux.

Masukkan password root.

Contoh:

admin123

Membuat User Baru

Selain root, Debian meminta membuat user biasa.

Contoh:

Nama lengkap:

Administrator

Username:

admin

Password:

admin123

Konfigurasi Partisi Harddisk

Untuk pemula gunakan mode otomatis.

Pilih:

Guided - use entire disk
https://images.openai.com/static-rsc-4/ZsPEZnBjph2zGi1iYxQ1toAquTNqb6TC1-BSn3XeFTQnz4i4lH6OJH433sB1rxejd_xel4sgNXrfaep_5MY_lGLzKDsQzmRRpIFUBczJu0lXuIIdZP9wFVfo6YSCnev6IOrnvJfNmqPir3IXMjfi4QGvBbUuSuz89vaoCgB8bYlMLES8z6bpmxjrPzAqAXYP?purpose=fullsize
https://images.openai.com/static-rsc-4/OKiNX0l_dA9yHoOfSx-qXRsgaiy0akWsX5ENeZlxGT3L7OK3JTQhXrTs9k3piEKtjAcgyIGKhAApSYGEm8z9KGRlZiNPIifkrcU5RHmsRPiUe3OEqQDn_OD26bDKA7LV0TjVdppfSGdFVfWZT9HrVymeZG6gsUJTrXC8aFSaFaBoQK1Avf9aPJ77A77P_oTT?purpose=fullsize
https://images.openai.com/static-rsc-4/JyLDYPx2J0xXZ7E_Y1glhgCd2WXM6ctdGJlhwPqDokfLfyj-uKy1D0utrvJF31krK_Pkrmwh6i5yHn2gtNIXOnZw_iYUK1Bfmrjbcjny2nY4MrSwDX3s2bL2AKr1146YE6mI0o-oRYHu35SH0FQvyCRA6hSOvBjoY60Lj0PBb2G8hx0NuuNPWvKjVcSoGo83?purpose=fullsize

Pilih Harddisk

Pilih harddisk yang akan digunakan.

Contoh:

SCSI1 (0,0,0)

Metode Partisi

Pilih:

All files in one partition

Simpan Perubahan

Pilih:

Finish partitioning and write changes to disk

Kemudian pilih:

Yes

Proses Instalasi Sistem

Debian akan mulai meng-copy file sistem ke harddisk.

Tunggu hingga proses selesai.


Konfigurasi Package Manager

Saat diminta scan CD/DVD pilih:

No

Kemudian pilih mirror Indonesia.

Contoh:

deb.debian.org

Jika tidak menggunakan proxy, kosongkan saja.


Pemilihan Software

Pada tahap ini sangat penting agar Debian tetap berbasis CLI.

Hilangkan Centang

  • Debian Desktop Environment

Centang

  • SSH Server
  • Standard System Utilities
https://images.openai.com/static-rsc-4/TjVMmvZu_1npm6US5WqHT5hA4nMhU6xChn302B6tH-5mwrsqEZccxtWj2TGaT7k8kSXBGAPRKFpnDJlDnWBGGlJ3Hnl-H1qTD0UItNOCqd_W6GLsDWcVsE_A11ludSATAZSJuDHnmFkNN0_wnv71TCVjpUp4oQ79jYKjCiNpB93aJBKMN56dT84NBATkbEBL?purpose=fullsize


Instalasi GRUB Bootloader

Pilih:

Yes

Install GRUB ke:

/dev/sda

Instalasi Debian Selesai

Pilih:

Continue

Komputer akan restart otomatis.

Jangan lupa cabut flashdisk.


Tampilan Debian CLI Setelah Instalasi

Jika berhasil, akan muncul tampilan login seperti berikut:

Debian GNU/Linux 8 server-debian tty1

login:

Masukkan username dan password yang sudah dibuat.

https://images.openai.com/static-rsc-4/QlQbDAaAU8YXdBebR_KRirvKpsAUNULIZwC8eC_av4x4s2eivs9r-vj-kuTVHFtX3cFORWndpZBAL3KUJkVnvkUskWsr3B6CejscAHySfGvrg2l4LlhpuUXKsLqkfue3GdChAMD00E6LwNZYLn3tPPfgH8Ci0AwbuZQrpi2hrxVnLNGiUd3ck0c-msU4Zrce?purpose=fullsize


Perintah Dasar Debian Setelah Instalasi

Login Sebagai Root

su

Update Repository

apt-get update

Upgrade Sistem

apt-get upgrade -y

Cek IP Address

ip addr

Install Nano Editor

apt-get install nano -y

Perintah Restart dan Shutdown

Restart

reboot

Shutdown

shutdown now

Kesimpulan

Debian 8 CLI merupakan sistem operasi Linux yang ringan dan sangat cocok digunakan untuk pembelajaran server dasar di jurusan TJKT/TKJ. Dengan menggunakan mode CLI, siswa dapat lebih memahami konsep administrasi server Linux secara mendalam.

Setelah berhasil menginstall Debian, Anda dapat melanjutkan praktik:

  • Konfigurasi IP Address
  • SSH Server
  • Web Server Apache
  • DNS Server
  • DHCP Server
  • Samba File Server

Penutup

Demikian tutorial instalasi Linux Debian 8 CLI lengkap untuk pemula. Semoga artikel ini membantu Anda memahami dasar instalasi Linux server, khususnya bagi siswa TKJ/TJKT maupun pemula yang ingin belajar administrasi server Linux.

Selamat mencoba dan terus belajar Linux 😊